Adakalanya, ketika lihat kamar super berantakan dalam kurun waktu lebih dari seminggu dan sayanya masih belum punya dorongan bersih-bersih, dalam hati saya bilang ke diri sendiri, “ngurus kamar sekecil ini aja gak becus, pagi masih goler-goler, ntar apa kabar kalo punya suami sama anak? Apa kabar kalo punya rumah yang lebih besar lagi?”

Tugas utama perempuan itu al umm wa rabbatul bait (ibu sekaligus pengatur rumah tangga). Artinya ya masalah-masalah begituan harusnya udah clear sebelum menikah.

*ngomong ke diri sendiri sambil liatin bullet journal yang belum keisi dari bulan lalu. Beberapa jadwal berantakan. Kamar banyak berantakannya. Deadline kerjaan november, januari baru kelar. Di tambah shock terapi liat hasil post test mahasiswa yang ngukur pakai ammeter voltmeter aja gabisa. Allahu Akbar, Leeel. How unprepared you are.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s