Logis

Nabi Nuh pernah Allah perintahkan untuk membuat kapal yang saaaangat amat besar di atas bukit saat musim kemarau. Beliau kemudian diejek oleh kaumnya sendiri.

“Kamu gila apa? Hari gini bikin kapal? Jauh dari laut kali.”

Tapi Beliau taat. Nabi Nuh membuat kapal hingga kapal itu jadi.

“Wahai ummatku, naiklah kalian di kapal ini, masukkan pula hewan-hewan ternak berpasang-pasangan.”

Ada di antara mereka yang enggan untuk taat, termasuk istri dan anak Beliau.

“Ngapain? Gak ada ujan, gak ada badai kok naik perahu. Gila apa?”

Tak lama kemudian Allah mendatangkan hujan yang begitu lebat hingga membuat daerah itu banjir. Bagi mereka yang mengikuti perintah Nabinya, mereka selamat. Dan mereka yang enggan untuk taat, kita semua tau bagaimana akhir ceritanya.

***

Kisah lain tentang Nabi Ibrahim yang diminta untuk menyembelih putranya Ismail. Ini kejam, bengis, sadis, gak masuk akal pula. Bagaimana mungkin Sang Maha Penyayang justru meminta seorang ayah membunuh anaknya sendiri. Tapi keluarga Ibrahim menaati Tuhannya. Semua ridho asalkan semua itu adalah perintah Tuhannya.

***

Kisah Nabi Musa pun tak kalah magic. Saat terdesak oleh pasukan Firaun, Beliau justru diminta Allah untuk mengetukkan tongkatnya. Logikanya, bagaimana mungkin dengan mengetukkan tongkat masalah selesai? Tapi begitulah mukjizat Allah terjadi setelah Musa mengetukkan tongkatnya.

Lautan terbelah. Nabi Musa dan kaumnya menyeberangi lautan. Kemudian saat Firaun dan pasukannya ada di tengah-tengah lautan, diketukkannya kembali tongkat itu, dan dengan izin Allah, lautan itu kembali menutup.

Dan kita tau bagaimana akhir kisah Firaun dan bala tentaranya yang setia.

***

Kisah Nabi Musa yang berguru kepada Nabi Khidir pun mengalami banyak fenomena yang tak masuk akal. Ketika naik perahu, oleh Khidir perahu tersebut dilubangi.

“Kok?”

“Kan janjinya boleh ikut tapi gak boleh nanya.”

“Oh, oke.”

Jalan lagi. Ketemu bangunan, kemudian dirobohkan oleh Khidir.

“Kok?”

“Tadi saya bilang apa?”

“Oh, oke, saya lupa.”

Sampai yang terakhir, ketika mereka bertemu anak kecil, dengan izin Allah Nabi Khidir mewafatkan anak tersebut. Proteslah Nabi Musa.

“Itu anak gak salah apa-apa kok dibunuh. Dzolim itu namanya.”

Kemudian dijelaskanlah segala perkara yang terjadi, tentang skenario yang sudah Allah buat untuk perjalanan mereka.

***

Dari sekian banyak kisah yang pernah kita dengar tentang perintah yang turun untuk nabi-nabi terdahulu. Banyak hal yamg kadang sulit untuk dilogika dengan akal manusia. Tapi itu terjadi dan mereka mau untuk taat sepenuhnya.

Hari ini, hampir tidak ada perintah Allah yang diturunkan untuk kita yang tak mampu kita jangkau. Perintah untuk puasa, ternyata dapat diteliti yang kemudian terbukti justru menyehatkan. Sholat pun demikian. Larangan makan babi ada. Dan masih banyak lagi perintah-perintah lain yang sekiranya kita mau mencari manfaat dibalik semua itu, pasti akan didapat.

Tapi tidak begitu seharusnya sikap kita sebagai muslim. Taat tanpa tapi. Mau tau manfaatnya atau tidak, ya harus taat. Standarnya bukan lagi kegiatan itu mendatangkan manfaat atau tidak, tapi syariat memerintahkan atau justru melarangnya.

“Kenapa kok kudu pakai jilbab?”

“Karena Allah yang perintahkan.”

“Kenapa kok pemimpin kafir haram?”

“Karena Allah suruh begitu.”

“Kenapa uang kertas masuk ke riba?”

“Karna mata uang yang Allah minta untuk kita pakai dinar sama dirham.”

Dan segala pertanyaan kenapa-kenapa yang lain akan mudah dijawab dengan, “karena Allah yang memerintahkan.”

Kita gak harus tau lebih dalam, tapi kita harus yakin bahwa setiap perintah dan larangan yang Allah buat untuk kita adalah aturan yang terbaik untuk hamba-Nya.

Allah tidak butuh kita untuk melakukan ini itu untuk-Nya karena tanpa kita pun Allah sudah Maha segalanya. Tapi Allah ingin melihat kita untuk taat, sebagai bentuk ujian keimanan kita terhadap Allah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s