Budaya

Ini isi kepala saya yang tentu saja belum tentu benar. Pandangan saya tentang isu budaya yang hampir setiap tahun selalu saja disinggung, dibikin geger, dibuat rebutan.

Apakah sepenting itu diributkan?

Apakah semua budaya memang layak untuk dipertahankan?

Pakaian adat macam koteka di daerah Papua, haruskah?

Mana yang lebih penting, ngurusin koteka sama gunung emas yang dikerukin terus-terusan hingga jadi lembah? Sedangkan penduduk pribuminya, jadi kaya? Enggak. Ya tetep pake koteka itu.

Tari-tarian dari berbagai suku yang kemudian mengeksploitasi tubuh perempuan. Perempuan kemudian dijadikan suguhan bagi turis-turis entah itu domestik maupun asing. Wajahnya, pakaiannya yang sebagian besar macem lepet, belum lagi perhiasan yang menempel padanya. Tak jarang kemudian ada beberapa penonton yang ikut menari bersama. Haruskah budaya seperti ini dipertahankan?

Kuda lumping dan reog, gak jarang lo mereka menggunakan kekuatan magis untuk menghasilkan tarian yang luar biasa apik. Tapi pertanyaannya haruskah dipertahankan?

Masih banyaaak sekali budaya di negeri ini yang lebih mendekati primitif. Framing media memaksa yang menyaksika harus bangga bila menjadi bagian dari negeri ini. Tapi ya sisi itu yang akan terus dipertahankan.

Ada sekian banyak masalah tentang pembodohan masal, seks bebas yang makin banyak rupa, kemiskinan, dan lalala lain.

Isu budaya kemudian dijadika gegeran dengan negara sebelah. Katanya diklaim, supaya gak diklaim ya dipertahankan saja.

Kalau saya, ambil deh budaya yang gak mendidik itu, ambil budaya yang primitif itu, ambil budaya yang lebih suka menjual perempuan dari pada memuliakannya. Ambil saja. Kita buat yang baru yang lebih baik. Selesai.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s