Manusiakan Manusia

Kita pernah terlalu mengagumi manusia hingga kita lupa tentang siapa dia sesungguhnya. Kita pernah tidak mampu memungkiri kehebatannya dalam satu hal hingga kita terus menerus memujinya dalam tiap percakapan kita. Kita pernah menjadi demikian.

Semoga di saat itu, kita tidak sedang lupa bahwa dia adalah manusia. Hingga suatu saat, ketika kita mendapatinya tak sesempurna ekspektasi kita padanya, kita tak kecewa terlalu dalam.

Manusia berproses. Manusia melakukan kesalahan. Itu bukti bahwa dia masih manusia. 🙂

Kesalahan itu pun yang menunjukkan pada kita bahwa tak seharusnya kita menyanjungnya secara berlebihan, mengharapkan sesuatu secara berlebihan, dan mengaguminya secara berlebihan. Kita punya yang lain yang seharusnya diperlakukan seperti itu, Rasulullah.

Alangkah bijak saat kita mengagumi seseorang, kita tidak hanya memujinya atau terkesima dengan segala kelebihannya, tapi pun kita bisa meniru hal-hal baik yang ada padanya. Jika dia suka menolong sesama, maka lakukan hal yang sama. Jika dia orang yang gigih dalam dakwah, lakukan hal yang sama. Jika dia seorang hafidz lakukan hal yang sama.

Tak apa gagal dalam meniru kebaikannya. Sekali dua kali, makin sering langkahmu pun akan semakin kuat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s