Ramadhan #2: Catatan Amal

Surabaya, 28 Mei 2017 – 2 Ramadhan 1438 H

Jaman masih sekolah dulu, tiap mendekati ramadhan pasti dikasih sangu buku ramadhan yang isi paling belakang adalah catatan amal kita. Beberapa buku bahkan mencantumkam isi ceramah yang sudah kita dengar yang harus ditulis ulang di buku kecil itu. Tanda tangan penceramah yang kemudian jadi bukti valid kalo kita memang dateng ke ceramah Beliau. Gak heran kalo setiap selesai tarawih, anak-anak kecil pada sibuk ngejar penceramah macem fans yang pingin minta tanda tangan.

Mengenai pemahaman tentang isi? Nanti dulu.

Anak-anak kecil ini pada dasarnya tidak dituntut untuk paham dengan materi ceramah. Tugas ini sebenarnya adalah salah satu tools agar mereka tetap tenang di masjid dan mendengarkan dengan seksama. Tentang pemahaman? Nanti dulu, butuh materi yang harus terus menerus diulang agar mereka mau melakukan. Tidak harus paham kenapanya, yang penting lakukan dulu.

Ramadhan kemudian dijadikan bulan pembelajaran bagi anak-anak ini untuk menambah amal sholihnya untuk memenuhi buku ramadhannya. Salah kah ini? Tentu saja tidak. Ini adalah bagian dari edukasi. Ketika dewasa anak-anak ini akan terbiasa melakukannya sehingga tidak berat bila harus melakukan segala rangkaian ibadah itu.

Ramadhan bukan hanya ajang latihan untuk anak-anak saja. Tapi pun kita yang notabene sudah baligh dan mungkin agak berumur. Ramadhan yang ngajarin kita untuk menahan diri dari segala hawa nafsu. Ramadhan yang ngajarin kita untuk berlomba-lomba dalam melakukan amal sholih. Ramadhan yang ngajarin kita untuk lebih bijak dalam memilih aktivitas kita, kalo yang sunnah aja dapat pahala lebih dan yang wajib pahalanya dilipat gandakan, ngapain masih pilih yang mubah-mubah, macem banyakin tidur.

Ramadhan itu sekolahnya, rapornya bisa kita lihat dari bagaimana kualitas iman kita pada hari-hari sesudah ramadhan ini berakhir. Apakah masih sama dengan tahun yang sebelumnya? Atau justru ada peningkatan yang jauh lebih baik? Mari kita jadikan ramadhan ini untuk meningkatkan kualitas diri di hadapan Allah. Perbanyak ilmu dan amal sholih. Semoga ramadhan ini mampu menjadikan diri kita lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s