Q&A SOP

Q : Jelaskan bagaimana langkah kerja pengukuran menggunakan DC Ammeter agar mendapatkan hasil yang maksimal.
A : Rangkai sesuai dengan rangkaian percobaan. DC Ammeter dipasang secara seri.
Yang koreksi : Wes? Gitu tok? Gak dijelasin bagaimana pemilihan skalanya? Pengaruh skalanya? Padahal beda range beda hasil. πŸ˜‘

Q : Jelaskan bagaimana langkah kerja pengukuran menggunakan oscilloscope.
A : Lakukan sesuai dengan petunjuk praktikum (SOP)
Yang koreksi : Yo iku sing tak takokne le. Astaghfirullah..

Nemu jawaban-jawaban ajaib semacam di atas secara berturut-turut. Awalnya biasa aja. Lama-lama gemes. Lama-lama pusing sendiri. Trus mik coklat anget. Trus lega. Trus koreksi lagi. Trus pusing lagi. Trus mik coklat lagi. Trus pingin makan krupuk. Trus malah mules. Akhirnya gak kuat dan milih pulang aja.

Itu koreksian serupa masih separo. Jawabannya nguawur banyak. Yang paling bikin bete kalo liat rangkaian pengukuran ammeter sama voltmeter salah. Padahal mereka praktikum itu beeeerkali-kali dan gak cuma di mata kuliah gue aja. Trus rangkaiannya salah, macem ammeter dipasang paralel dan voltmeter dipasang seri. Mana bisaaaa!!! Rrrrgggghhh..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s