Cinta sejati selalu menemukan jalan. Ada saja kebetulan, nasib, takdir, atau apalah sebutannya. Tapi sayangnya orang-orang yang mengaku sedang dirundung cinta justru sebaliknya. Selalu memaksakan jalannya cerita, khawatir, cemas serta berbagai perangai norak lainnya. Tidak usahlah kau gulana, berwajah kusut. Jika berjodoh, Tuhan sendirilah yang akan memberikan jalan baiknya. Kebetulan yang menakjubkan. Sederhana.

Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah (Tere Liye)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s