Suatu Saat

Surabaya, 24 Maret 2016

Suatu saat nanti akan ada seorang laki-laki yang menjabat tangan Ayahmu untuk memintamu menjadi pendamping hidupnya

Suatu saat nanti akan ada seorang laki-laki yang dengan jantung berdegup kencang mengucap mitsaqan ghalizha di depan para saksi

Suatu saat nanti akan ada seorang laki-laki yang memanggil namamu, menggenggam tanganmu, dan mengajakmu bersama-sama menitih jalan mencari ridho-Nya

Suatu saat nanti akan ada seorang laki-laki yang menjagamu siang dan malam hanya untuk memastikan kamu baik-baik saja

Suatu saat nanti akan ada seorang laki-laki yang bersamanya kamu akan berbagi segalanya

Suatu saat nanti akan ada seorang laki-laki yang bersamanya kamu akan tumbuh dewasa dan menua bersama

Suatu saat nanti, semua itu akan diwujudkan oleh seorang laki-laki. Dia bukan ayahmu, dia juga bukan saudara kandungmu. Dia orang asing yang kemudian datang dalam hidupmu. Bisa jadi kamu tak tahu bagaimana masa kecilnya, kamu hanya tahu semua cerita itu dari sahabat-sahabat dan orang tuanya. Seseorang yang begitu asing, tapi dengannya kamu merasa begitu tenang, dengannya kamu merasa begitu percaya hingga kamu rela menyerahkan seluruh hidupmu untuknya.

Suatu saat nanti, yang kita tak akan pernah tahu tepatnya..

Suatu saat nanti…

© Aprilely Ajeng Fitriana

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s