Penggerak Hati

“Aku nggak ngerti kenapa, tapi begitu aku pingin bantu nyari jodoh buat dia yang tak inget kamu, Lel. Dan entah kenapa kayaknya ada yang ndorong begitu kuat buat ngusahain ke kamu. Sebenernya aku takut buat bilang ke kamu, takut kamu gamau. Tapi apa salahnya aku nyoba,” begitu pengakuannya.

Saya sudah mendengar yang seperti ini untuk kedua kalinya dalam kurun waktu yang begitu singkat pasca tragedi so melo-drama itu. Lepas dari mereka yang ditawarkan pada saya mampu mengalihkan perhatian saya atau tidak dari tragedi sebelumnya, hari ini saya kembali menyadari sesuatu. Sebuah kekuasaan yang berawal dari kata-kata Ibu yang tidak sengaja terucap.

“Sudah, tetep aja lanjutkan kerja di tempat itu. Insya Allah stok Allah masih banyak.”

And voilla…

Allah menunjukkan segalanya pada saya dengan menggerakkan hati mereka. Saya tidak perlu khawatir tentang jodoh atau pekerjaan lagi karna semua itu tentu saja sudah diatur. Saya puntidak perlu bersedih dengan apa yang terjadi pada hidup saya, karna tentu saja Allah tidak pernah membiarkan saya sendirian. Yang perlu saya lakukan hanyalah berusaha semaksimal mungkin untuk menjalankan amanah-amanah yang sudah diberikan dan memantaskan diri untuk sosok tebaik yang sudah disiapkan.

Surabaya, 9 Maret 2016

Lelly.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s