Cinta untuk Mama – Kenny

Apa yang kuberikan untuk mama
Untuk mama tersayang
Tak kumiliki sesuatu berharga
Untuk mama tercinta

Hanya ini kunyanyikan
Senandung dari hatiku untuk mama
Hanya sebuah lagu sederhana
Lagu cintaku untuk mama

Walau tak dapat selalu ku ungkapkan
Kata cintaku ‘tuk mama
Namun dengarlah hatiku berkata
Sungguh kusayang padamu mama

Hanya ini kunyanyikan
Senandung dari hatiku untuk mama
Hanya sebuah lagu sederhana
Lagu cintaku untuk mama

Teruntuk Mamaku tersayang,

Mama, terima kasih atas segala dukungan serta penyemangat yang selalu Mama berikan untukku. Terima kasih atas pelukan yang selalu terbuka lebar untukku saat aku sudah benar-benar penat dengan apa yang sedang aku hadapi. Terima kasih juga atas do’a-doa yang tiada henti mengalir dari bibirmu di setiap sholatmu untuk puteri kecilmu yang kini telah beranjak dewasa.

Mama, aku masih ingat betul 4 tahun yang lalu saat aku baru saja lulus SMA, Mama adalah orang pertama yang meyakinkanku untuk tetap kuliah di kota tempat kita tinggal. Sedangkan aku, aku seakan tak peduli dengan semua bujuk rayumu dan tetap bersikeras untuk menempuh segala ujian-ujian itu. Sekali pun aku tahu, kau sepenuh hati mengiyakannya. Hingga akhirnya.. kepercayaan itu Mama berikan padaku. Mama akhirnya mengikhlaskanku untuk kuliah di luar kota.

Mama, hari-hari pertamaku di kost yang baru dan kota yang baru sering kali membuatku menangis. Banyak hal yang tidak aku tahu, banyak hal aku bingungkan, dan satu hal yang seringkali membuatku iri. Satu hal itu, tentang komunikasi kita. Betapa Mama sangat jarang menghubungiku, tak seperti teman-teman kostku yang lain. Aku pikir Mama sudah tak peduli. Hingga suatu hari, aku tahu bahwa Mama sudah menahan segala ego Mama untuk menjadikanku tegar menghadapi masalah-masalah yang ada di depanku. Aku kira mudah melepasku, ternyata tidak. Bukan dari kata-kata yang Mama ucapkan tapi dari sorot mata Mama yang berusaha mengingat hal paling berat yang sedang Mama alami.

Mamaku sayang,

Maafkan puterimu ini yang aku sering membuat Mama marah dan kecewa.

Hari ini, aku persembahkan hadiah kecil yang sudah kuperjuangkan selama sekian bulan lamanya. Kado kecil atas restumu 4 tahun lalu. Kado kecil atas kepercayaanmu melepasku ke kota orang. Kelulusanku. Entahlah apakah hadiah kecil ini cukup sepadan dengan apa yang telah Mama rasakan dan berikan padaku. Mungkin tidak. Tapi setidaknya, semua ini aku kerjakan sebaik mungkin dengan cara yang baik untuk membanggakanmu.

Mama,

Aku tahu perjuanganku setelah ini pun masih panjang. Satu hal yang bisa aku janjikan untuk Mama, aku tidak akan berhenti berusaha melakukan yang terbaik untuk masa depanku. Aku ingin menjadi seseorang yang bisa Mama banggakan. Do’akan puterimu ini, Ma.

Salam cinta dariku,

Kamilan Anggraeni Wijayanti

Tulisan ini merupakan lanjutan dari Panen Hasil

***

Tulisan ini dibuat dalam rangka mengikuti Writing Project #Ceritakan15Lagumu

cc: @aidicted @ceritakan15lagumu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s