Jawaban

Sebuah jawaban dari do’a tidak selalu tampak menyenangkan untuk kita. Saat kita meminta sabar, mungkin yang datang adalah malapetaka, yang justru dapat membuat kita semakin tidak sabar. Saat kita meminta untuk menjadi ikhlas, mungkin kita akan ditempatkan dalam kondisi yang sangat amat tidak kita sukai, dalam kondisi itu, kita harus mampu menjalaninya, tanpa beban, tanpa mengingat-ingat apa yang sudah terjadi. Saat kita meminta untuk menjadi kuat, kita mungkin justru diberi ujian bertubi-tubi, yang kadang hampir membuat kita putus asa.

Saat kita meminta ditunjukkan manakah dia yang Dia pilihkan untuk kita, bisa jadi Dia malah memberikan yang lain. Dia menguji kita dengan cinta yang salah sebelum benar-benar ditunjukkan yang terbaik.

Yakinlah bahwa Allah tidak pernah menolak do’a-do’a hamba-Nya. Mungkin kita yang belum mengerti. Atau bahkan belum sampai, tertahan tepat di atas kepala, karena dosa-dosa kita.

Saat kita benar-benar mendapatkan apa yang kita inginkan. Itu adaalah hadiah dari-Nya. Sebearapa cepat itu diberikan? Itu tergantung dari kita. Seberapa cepat kita siap? Seberapa cepat kita menyelesaiakan tantangan-tantangan itu?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s