catatanbesarku:

Kita tidak tau apakah sesuatu itu datang, sebagai ujian atau jawaban atas segala doa-doa kita. Kita tidak pernah tau. Kalaupun kita merasa tau, itu hanya perasaan. Belum tentu benar. Dan kita sebenarnya hanya makhluk yang suka menerka-nerka.

Kita selalu terburu-buru ketika mengambil keputusan. Seolah-olah jika kita terlambat sebentar saja, lalu segalanya menjadi runyam. Ini kata mereka yang sedang tidak diuji dengan waktu.

Kita sering terlalu lama mengambil langkah. Terlalu banyak pertimbangan. Terlalu takut dengan segala kemungkinan yang bahkan sebenarnya tidak akan terjadi, mungkin. Ini kata mereka yang sedang diuji dengan waktu.

Sebab saat kita ragu, maka sejatinya saat itu pula kita lupa bahwa sebenarnya keputusan itu sudah ada. Jauh sebelum kita diciptakan. Dia sudah ada. Sudah tertulis dengan cantik.

Kalau sesuatu itu datang sebagai ujian, maka tugasmu hanyalah sabar dan sholat. Setelah kamu berhasil melaluinya, kamu akan selangkah menjadi lebih hebat dari kamu yang sebelumnya. Atau mungkin berpuluh langkah lebih hebat, kalau kamu percaya.

Kalau sesuatu itu datang sebagai jawaban atas segala doa, maka terimalah dengan hati lapang. Berhenti mengeluh dan jangan banyak tanya atas apa-apa yang sudah Dia putuskan untukmu.

Tapi, bagaimana caranya kita tau bahwa segala sesuatu itu ujian atau jawaban atas segala doa-doa kita?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s